Gejala Umum
- Demam tinggi mendadak (39-40°C) selama 2-7 hari
- Sakit kepala berat
- Nyeri otot dan sendi (myalgia, arthralgia)
- Mual dan muntah
- Ruam merah pada kulit (biasanya hari ke-3-4)
- Perdarahan spontan (mimisan, gusi berdarah, perdarahan subkutan)
Tanda Bahaya — Segera ke Dokter
- Demam turun tapi disertai nyeri abdomen berat (tanda awal syok)
- Perdarahan masif (muntah darah, BAB hitam/berdarah)
- Sesak napas atau tekanan darah menurun drastis
- Penurunan jumlah trombosit drastis (<50.000/mmÂł)
- Pembesaran hati (hepatomegali) yang signifikan
- Tanda-tanda syok: dingin, gelisah, tekanan nadi sempit
Faktor Risiko
- Tinggal atau berpergian di daerah endemis DBD
- Musim hujan dan awal musim kemarau (puncak penularan)
- Sanitasi lingkungan buruk
- Infeksi dengue sebelumnya (risiko DBD lebih tinggi pada infeksi kedua+)
- Usia anak-anak dan lansia lebih rentan bentuk berat
Langkah Pencegahan
- Gunakan kelambu berinsektisida saat tidur
- Pakai pakaian panjang dan repellent nyamuk (DEET) di area terbuka
- Hilangkan genangan air (tempat perindukan nyamuk Aedes)
- Lakukan 3M: Menguras, Menutup, Mengubur sampah setiap minggu
- Pertahankan kebersihan lingkungan rumah dan sekitar
- Vaksin dengue (Dengvaxia) untuk daerah endemis—konsultasi dengan dokter untuk kelayakan
Kapan Harus ke Dokter
- Demam >3 hari dengan riwayat area endemis
- Demam disertai perdarahan spontan atau ruam merah
- Nyeri abdomen berat dengan demam
- Gejala syok: dingin, gelisah, tekanan darah rendah
- Perdarahan masif atau kesadaran menurun
- Pemeriksaan trombosit dan hematokrit sangat penting untuk diagnosis dan monitoring
Mengalami gejala Demam Berdarah Dengue (DBD)?
Cek kemiripan gejalamu dan temukan langkah berikutnya — gratis, dalam hitungan detik.
Cek Gejala Sekarang⚠️ Informasi ini bersifat edukatif. BUKAN diagnosis medis. Konsultasikan ke dokter untuk kepastian.
Pelajari kondisi lain
Informasi edukatif diproduksi oleh GOMiners AI · CekGejala.id